Si kecil yang berusia 0 hingga 12 bulan akan mengalami empat fase perkembangan penting. Dalam hal ini Moms harus mengetahui perkembangan apa yang harus dicapai si kecil pada usia tertentu. Agar si kecil tidak mengalami keterlambatan dalam mencapai setiap fase tersebut maka cukup kebutuhan nutrisi serta pola tidur si kecil. Stimulasi anak 1 tahun yaitu mulai dari tengkurap, merangkak, duduk dan belajar berjalan.

4 Tahap Perkembangan Si Kecil Usia 0 – 1 Tahun

Tahap perkembangan yang diperhatikan oleh orang tua jika si kecil berusia 0 hingga 12 bulan yaitu pada perkembangan motoriknya. Motorik itu sendiri terbagi menjadi 2 yaitu motoric halus dan motorik kasar.

Tahap 1 (0-3 Bulan)

Perkembangan yang harus dicapai oleh si kecil pada usia 0-3 bulan yaitu menggerakkan tangganya. Selain itu, si kecil juga dapat melakukan gerakan seperti menendang-nendang. Ketika berusia 3 bulan si kecil akan mulai belajar tengkurap. Untuk menguatkan otot leher si kecil, Moms dapat membantunya untuk tengkurap selama kurang lebih 5 menit.

Tahap 2 (4-6 Bulan)

Pada tahap ini si kecil sudah mulai bisa mengendalikan ototnya untuk berguling seperti kekanan dan ke kiri atau depan belakang. Jika si kecil sudah mampu untuk tengkurap sendiri maka itu artinya perkembangan otot lehernya pun berkembang dengan baik.

stimulasi anak 1 tahun

Tahap 3 (7-9 Bulan)

Perkembangan saraf si kecil pada usia mampu mendukung perkembangan otot-ototnya untuk menopang tubuh si kecil. Pada tahap ini si kecil dapat memantul-mantulkan badannya ketika dipegang dengan posisi berdiri.

Tahap 4 (10-12 Bulan)

Pada usia hampir satu tahun perkembangan yang dicapai si kecil yaitu dapat merangkak. Bahkan, otot kakinya juga mulai kuat menopang badan sehingga dia akan belajar berdiri dengan berpegangan.

Moms perlu rajin memberikan susu khusus untuk anak usia 1-3 tahun untuk mendukung tumbuh kembang si kecil. Susu S-26 Procal Gold bantu cukupi kebutuhan vitamin D, kalsium dan mineral lainya untuk pembentukan otot, tulang dan gigi. Selain itu, susu ini juga dapat mencerdaskan kemampuan kognitif karena tinggi asam lemak omega 3 dan 6. 

Kategori: Kesehatan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *