TBC atau tuberkulosis lebih identik dengan penyakit yang menyerang paru-paru manusia. Padahal kenyataannya, penyakit ini juga bisa menjalar hingga organ vital lain seperti tulang. Bakteri penyebab TBC yaitu mycobacterium tuberculosis yang menjalar hingga tulang harus segera diobati. Pasalnya jika dibiarkan begitu saja, penyakit bisa bertambah parah dan menyebabkan dampak yang sangat serius. Salah satu cara untuk melakukan deteksi dini yaitu dengan mengetahui apa saja gejala TBC tulang dan juga faktor penyebabnya. 

Gejala yang Dialami Penderita TBC Tulang

TBC yang sudah menjalar ke bagian luar paru-paru termasuk tulang biasanya sulit dideteksi secara langsung. Pada tahap awal penderita tidak akan merasakan rasa sakit, namun jika sudah parah penderita akan mulai merasakan rasa sakit. 

Akan tetapi, Anda patut waspada apabila mengalami beberapa gejala berikut ini:

  1. Sulit bergerak.
  2. Kaku.
  3. Bengkak.
  4. Demam.
  5. Penurunan berat badan secara drastis.
  6. Nyeri pada bagian tulang dan sendi yang parah.
  7. Keluar nanah.
  8. Tulang belakang jadi melengkung.
  9. Terjadinya pembengkakan pada getah bening di selakangan atau leher.

Penderita TBC tulang biasanya juga mengalami beberapa gejala yang tampak tidak parah seperti lelah berlebihan, keringat dingin ketika malam hari, demam parah, dan menurunnya berat badan tanpa diet atau sebab apapun. Apabila gejala TBC tulang tersebut tidak diacuhkan, maka akan muncul gejala yang lebih parah seperti:

  1. Paraplegia atau lumpuh.
  2. Komplikasi saraf.
  3. Lengan menjadi pendek, biasanya terjadi pada anak.
  4. Kelainan bentuk tulang.
gejala TBC tulang

Faktor Risiko Penyebab TBC Tulang

TBC tulang disebabkan oleh bakteri yang dinamakan mycobacterium tuberculosis. Pertama bakteri tersebut akan menyerang bagian paru-paru. Kemudian menjalar hingga menyerang bagian tulang penderita. Karena disebabkan oleh bakteri yang bisa menular, TBC tulang juga bisa menular. Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko TBC tulang yaitu:

  1. Tinggal di daerah dengan tuberkulosis tinggi sehingga rawan tertular.
  2. Faktor sosial ekonomi yang rendah sehingga memengaruhi standar kualitas hidup serta tingkat kebersihan.
  3. Kekurangan nutrisi.
  4. Sistem kekebalan tubuh menurun akibat penyakit seperti diabetes, kanker, ginjal stadium lanjut, HIV/AIDS, dan lain-lain.

Tahapan Pengobatan

Pengobatan TBC tulang sama seperti TBC paru yaitu menggunakan obat-obatan dan terapi. Jenis pengobatan tergantung dari tingkat keparahan dari penderita TBC tulang. Namun biasanya dokter memberikan obat-obatan dalam dua tahapan yaitu:

  1. Tahap 1

Pengobatan tahap 1 yaitu dengan memberikan empat jenis obat. Obat TBC tulang tersebut harus diminum secara rutin sesuai dengan anjuran dokter. Penderita harus berada dalam pengawasan dokter saat meminum obat agar tidak terjadi kekebalan tubuh terhadap obat.

  1. Tahap 2

Pengobatan tahap 2 mengurangi jumlah obat yang diberikan pada penderita. Namun jangka waktu untuk meminum obatnya lebih lama dibandingkan tahap sebelumnya. Tujuan pengobatan tahap 2 yaitu untuk membunuh bakteri TBC sekaligus mencegah TBC kambuh. Proses pengobatannya lama sehingga harus konsisten dan sabar dalam menjalankannya.

Itulah pembahasan mengenai gejala TBC tulang beserta dengan penyebabnya. Hal terpenting dalam pengobatan TBC tulang yaitu konsisten mengikuti semua petunjuk dan juga saran dari dokter. Penderita harus rutin mencari informasi mengenai pengobatan TBC tulang yang tepat. Selain berkonsultasi dengan dokter secara langsung, Anda bisa berkonsultasi secara online melalui platform TB Indonesia.

TB Indonesia menyediakan fitur E-Konsultasi untuk Anda yang ingin berkonsultasi online. Semua informasi seputar penyakit TBC baik itu paru, tulang belakang, tulang, dan lain sebagainya bisa Anda dapatkan di website TB Indonesia. Alamat website yang bisa Anda kunjungi untuk mendapatkan informasi yaitu www.tbindonesia.or.id

Kategori: Kesehatan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *